RADIO Broadcast "Prevent Indonesia from Anxiety in 2045 Through Bridal Readiness".
Denpasar, Bali – Pada hari Jumat, 12 Juli 2024, Mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat (MIKM) Konsentrasi KIA Kespro bersama mahasiswa Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Peminatan KIA Kespro Universitas Udayana di Pro 2 RRI Denpasar menyelenggarakan siaran radio bertema "Cegah Indonesia Cemas 2045 Melalui Kesiapan Pengantin". Siaran radio ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapan pranikah dalam mencegah berbagai masalah kesehatan dan sosial di masa depan. Selain itu, terselenggaranya siaran radio ini merupakan bentuk kolaborasi antara Prodi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan Kisara PKBI Daerah Bali.
Siaran radio ini disiarkan langsung di Pro 2 RRI Denpasar dan juga melalui live youtube RRI Denpasar pukul 16.00-17.00 WITA. Siaran radio kali ini dilaksanakan oleh Ni Made Tariani yang merupakan mahasiswa peminatan KIA-Kespro MIKM Angkatan XV bersama Ni Made Mery Setianingsih yang merupakan mahasiswa peminatan KIA-Kespro sarjana kesehatan masyarakat Angkatan tahun 2020 yang sekaligus juga merupakan relawan Kisara PKBI Bali.
Indonesia Emas 2045 adalah visi bangsa Indonesia untuk menjadi negara maju, sejahtera, dan berdaya saing pada tahun 2045, tepat pada 100 tahun kemerdekaan. Visi ini digagas sebagai panduan pembangunan nasional jangka panjang dengan fokus pada pembangunan manusia dan kualitas sumber daya manusia. Namun, disisi lain, muncul pula istilah Indonesia Cemas 2045. Hal ini mencerminkan kekhawatiran terhadap berbagai tantangan yang akan dihadapi Indonesia dalam mencapai visi tersebut. Oleh karena itu siaran radio kali ini mengusung tema “Cegah Indonesia Cemas 2045 Melalui Kesiapan Pengantin". Siaran radio ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya kesiapan para calon pengantin untuk membangun kehidupan berkeluarga yang sehat dan berkualitas dalam rangka mencapai generasi yang juga berkualitas dan mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045.
Oleh karena itu, dalam kegiatan ini para mahasiswa berbagai informasi terkait pentingnya skrining kesehatan melalui program skrining pranikah bagi para calon pengantin. Selain itu juga disampaikan informasi terkait 10 dimensi kesiapan berkeluarga sebagai komponen penting yang perlu diperhatikan bagi para calon pengantin. Melalui kesempatan ini juga disampaikan gambaran pelaksanaan program skrining pranikah dan manfaat yang bisa didapatkan oleh para calon pengantin yang mengakses layanan tersebut.
Harapannya, melalui kegiatan ini lebih banyak masyarakat terkhusus para calon pengantin yang terjangkau informasi program skrining pranikah. Sehingga, dapat memanfaatkan layanan tersebut dan mendorong terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
MEDICAL FACULTY